Implementasi Program Riset Muhammadiyah melalui Pelatihan Kader TB bersama Mitra PCA Pontianak Barat
Tim Dosen STIK Muhammadiyah Pontianak beberapa waktu yang lalu mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Wilayah Pontianak Barat tepatnya di Puskesmas Perumnas 2. Tim PKM ini bersama mitra yaitu Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Pontianak Barat mengadakan PKM Pelatihan Kader TB dengan tema “PEMBERDAYAAN KOMUNITAS DALAM PENANGGULANGAN TBC BERBASIS GERAKAN 'AISYIYAH SEHAT”.
PKM ini didanai oleh Hibah Riset Muhammadiyah Batch V tahun 2021 dan dilaksanakan pada bulan Desember 2021. Kegiatan PKM ini diselenggarakan secara luring atau offline dengan melibatkan 13 orang Calon Kader TB. Calon Kader TB merupakan perwakilan dari beberapa wilayah dibawah cakupan Wilayah Pontianak Barat.
Tahapan pelaksanaan PKM meliputi pembukaan, pre tes, penyampaian materi dengan metode yang digunakan adalah diskusi dan simulasi, post tes, dan penutupan. Kegiatan PKM dihadiri oleh Kepala Puskesmas Perumnas 2 ibu Titin Widyaningsih, SKM dan Ketua PCA Pontianak Barat ibu Ida Royani, Amd.Kep. Narasumber PKM adalah Tutur Kardiatun, M.Kep (Dosen STIK Muhammadiyah Pontianak), Sri Utami, Amd.Kep (Pemegang Program TB di Puskesmas Perumnas 2 Pontianak Barat, dan Martiningsih, SKM (Majelis Kesehatan PDA Kota Pontianak).
PKM pelatihan kader TB ini menjadi angin segar bagi pemegang program Puskesmas khususnya di Perumnas 2, karena saat ini mordibitas di Wilayah Pontianak Barat untuk kasus TB nya saat ini masih tinggi. Kader TB yang saat ini aktif merupakan anggota PCA Pontianak Barat. Proses Rekrutmen calon kader TB dikelola oleh tim PKM bersama mitra PCA wilayah Pontianak Barat dengan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Perumnas 2.

Hasil penilaian pada pre tes dan post tes saat PKM berlangsung menunjukkan peningkatan pengetahuan calon kader TB secara signifikan. Sebagian besar peserta pelatihan kader TB tersebut mengharapkan kegiatan seperti ini dilakukan kembali guna merefresh pengetahuan dan skill-nya.

Kader TB memiliki peran sebagai pemberi penyuluhan terkait penyakit TB, membantu menemukan orang yang dicurigai sakit TB dan penderita TB, membantu puskesmas dalam membimbing dan memotivasi PMO untuk selalu melakukan pengawasan menelan obat, menjadi koordinator PMO, dan jika pasien tidak memiliki PMO maka kader bisa menjadi PMO (Depkes RI, 2009). Kegiatan PKM ini diselenggarakan dengan tujuan melakukan rekrutmen dan melatih para calon kader TB terkait penyakit TB, cara mengumpulkan dahak, Pengawas Menelan Obat (PMO), dan komunikasi efektif. Hasil pelatihan kader TB ini pihak Puskesmas Perumnas 2 sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap calon kader TB tersebut memiliki pengetahuan tentang peran kader TB dan berkomitmen untuk menjadi kader TB. (TK)